Komunikasi adalah bagian yang tidak
dapat dipisahkan dari kehidupan kita secara langsung maupun tak langsung,
searah maupun dua arah, adalah Bahasa.Bahasa digunakan untuk menyampaikan pesan
dan maksud komunikan, yang akan sangat mempengaruhi seseorang dalam menafsirkan
makna yang terkandung di dalamnya. Penafsiran bahasa itu sendiri juga
dipengaruhi oleh rangkaian konteks dan situasi di mana komunikasi itu dibentuk.
Kemampuan untuk berkomunikasi secara lisan pun akhirnya berkembang menjadi
komunikasi melalui perantara media massa, dimulai dengan munculnya Acta Diurna,
yang mempelopori munculnya surat kabar sebagai salah satu media cetak. Kini media
cetak telah berkembang menjadi berbagai macam bentuk, salah satunya adalah
majalah. Dibandingkan suratkabar, pembaca majalah memang relatif lebih sedikit,
namun demikian majalah memiliki pasar yang lebih mengelompok. Dari sisi isi
informasinya, isi majalah tidak seaktual suratkabar namun ulasannya jauh lebih
mendalam dan diwarnai dengan latar belakang plus analisis masalahnya. Majalah
pun kini telah memiliki kategorisasi, seperti majalah politik, majalah khusus perempuan
atau perempuan, majalah bisnis, majalah rohani, dan sebagainya. Dari sekian
banyak kategorisasi majalah tersebut, saya akan menganalisa media cetak majalah
Kawanku yang mengarah kepada majalah
remaja perempuan.
Majalah Kawanku adalah majalah yang diterbitkan oleh PT Primamedia
Kawanku dan dicetak oleh PT Gramedia SIUPP .Majalah Kawanku berdiri pada
tangggal 5 Agustus 1970 dibawah naungan Yayasan Kawanku dengan nama majalah
Anak-anak Kawanku. Sasaran pembacanya berusi 6 sampai 12 tahun. Motto nya
adalah “Meningkatkan Akal Budi dan Daya Cipta” . Majalah ini mencapai suksesnya
pada tahun 1970-an. Salah satu sebab kesuksesannya adalah karena memuat
cerita-cerita. Kesuksesan majalah anak tersebut tidaklah bertahan lama
disebabkan karena kalah bersaing dengan majalah-majalah anak lainnya seperti
Bobo dan Ananda.
Pada tanggal 16 Juli 1990-an, majalah ini bergabung
dengan Gramedia. Pada saat itu Gramedia sudah memiliki majalah anak sendiri
yaitu majalah Bobo, maka Kawanku mengubah segmennya dari anak-anak ke ABG (Anak
Baru Gede). Motto yang digunakan adalah “STILL (Sudah Tidak Ingusan Lagi)“Pada
awal kemunculannya majalah Kawanku masih belum tersegmentasi untuk remaja putri
sehingga pada saat itu masih banyak dibaca oleh para remaja putra. Permasalahan
yang dialami majalah Kawanku tidak berhenti sampai disini. Pihak periklanan
majalah ini mengalami kesuitan perekrutan iklan. Para pihak produsen iklan
menganggap majalah tersebut tidak memiliki kejelasan segmen jenis kelamin,
sehingga hal ini memiliki resiko terhadap iklan yang mereka muat.
Akhirnya pada tanggal 10 Juli 1995, majalah Kawanku
menjelma menjadi majalah khusus remaja putri
atau wanita.Dengan memiliki motto yang baru yakni “Ubeatable Fun GIRL” . Kini
majalah Kawanku merupakan salah satu majalah remaja putri yang
berusia antara 13 sampai 18
tahun. Walaupun tidak menutup kemungkinan pembacanya ada juga
yang berusia diatas usia tersebut. Kawanku memiliki sebutan khusus untuk para pembacanya ,
yakni girls (gadis).
Karena telah menjadi majalah putri , isi dari majalah pun
berisikan semua artikel dan tulisan yang tentunya berkaitan dengan segala
kebutuhan dan problematika remaja putri .Majalah ini berisi tentang
feature-feature dan isu yang sedang
berkembang di dunia remaja. Rubrik yang disajikan oleh majalah Kwanku pun
beragam, mulai dari Feature, Mix n Match Fashion, Health&Beauty hingga Lifestyle.
Informasi yang diberikan biasanya mengenai masalah ilmu,fashion,
psikologi, cerpen, film, musik, teknologi, selebritas sampai dengan kabar
berita dan pengetahuan yang sedang berkembang di dunia.Majalah Kawanku juga
memuat banyak artikel yang berkaitan dengan kehidupan para artis dan selebritas
yang menjadi idola para remaja putri. Yang menarik dari majalah kawanku adalah tampilannya yang apik, design
maupun layout yang bagus serta bahasa yang digunakan sangat mudah dimengeti
bagi pembacanya, terutama bagi para remaja putri . Untuk itulah rubrikasi yang
terdapat pada Majalah Kawanku selalu mengalami perubahan ide dan tema untuk
memenuhi keinginan para pembacanya.
Selain itu juga majalah Kawanku menghadirkan ikon lucu
didalamnya yang menghadirkan kehidupan sehingga pembaca dapat merasakan majalah
tersebut seakan-akan mengajak berbicara. Selain
itu majalah ini juga sering memberikan bonus dalam setiap edisinya, misalnya
poster atau pin up.
Berikut saya akan menjelaskan beberapa artikel-artikel
dan pembahasan yang menjadi favorit di majalah Kawanku.
DID YOU KNOW
Rubrik yang berjudul Did You Know
ini, majalah Kawanku berbagi beberapa ilmu pengetahuan didalammnya di setiap
terbitan. Ilmu pengetahuan yang diberikan berupa informasi dalam budaya,
sejarah, pengetahuan alam, pengetahuan umum, IPTEK hingga mitos. Bukan hanya
tentang Indonesia saja namun majalah Kawanku juga berbagi tentang apa yang ada
di luar negeri. Sehingga membuat si pembaca dapat mengetahui apa saja sejarah
di berbagai negara, bagaimana budaya-budayanya, seperti apa kehidupannya. Di
Setiap minggunya para pembaca dimanjakan dengan rubrik did you know yang sangat
membantu ilmu pengetahuan.
MIX N MATCH
Dalam rubrik ini Mix N Match disini mengulas tentang cara berpakaian atau
berbusana yang menarik dan memadupadankan, mengkombinasi pakaian sehingga
terlihat anggun bagi remaja putri. Pada rubrik-rubrik fashion tersebut model
atau gaya berbusana yang pencitraan gaya berbusana remaja saat ini sehingga
dianggap pusat perhatian yang patut
dicontoh oleh remaja putri yang menjadi pembaca majalah Kawanku tersebut. Pendapat
tersebut dikeluarkan oleh beberapa pembaca, namun pernyataan diatas belum mewakili
semua pernyataan pembaca Kawanku terhadap rubrik Mix n Matc. Jika diperhatikan,
sudah banyak sekali kaum remaja yang kerap mengadopsi gaya berbusana yang serba
mix and match seperti yang ada pada rubrik Fashion majalah , salah satunya dari
majalah Kawanku . Faktanya adalah bahwa individu membaca, mendengar dan melihat
hal yang sama dengan cara berbeda. Bahkan jika mereka memandang dengan cara
yang sama, orang-orang itu mendapat info dari banyak media dan menerima banyak pandangan
yang beragam Bukan tidak mungkin para remaja putri mengimitasikan gaya
berbusana yang ada pada rubrik Mix N Match majalah Kawanku. Maka dari itu,
penulis ingin mengetahui adakah pengaruh dan jika memang rubrik fashion dalam
Mix N Match majalah Kawanku tersebut terhadap perilaku berbusana kaum remaja
putri Indonesia.
YOUR BEAUTY dan BEAUTY STUFF
Rubrik Your Beauty adalah bagian yang cukup menarik yaitu tips dan trick
dalam berdandan. Dirubrik ini pembaca dapat mengetahui apa saja alat-alat make
up yang dapat digunakan untuk merias wajah sesuai dengan tema atau kegunaan
dalam sehari-hari. Rubrik ini sangat membantu para remaja putri yang ingin
menunjang penampilannya ketika menghadiri sebuah acara maupun untuk kepentingan
tertentu. Sedangkan rubrik Beauty Stuff membahas dan memberi tipsnya bagaimana
cara merawat kulit wajah, tubuh sampai dengan rambut dengan baik. Pada masa
pertumbuhan dan meningkatnya hormon
remaja putri pastinya menemukan problem dalam hal ini.
CHILLOUT CHANNEL
Selanjutnya rubrik Chillout Channel, yang memuat satu cover halaman dengan
mengutip kata-kata bijak atau quote dari tokoh-tokoh dunia maupun tokoh kartun
. Bisa jadi berupa kalimat-kalimat yang sifatnya membangun dan membuat para
pembaca dapat berfikir lebih positif.
POWER SMART GIRL
Meskipun
terlihat fun dan keren, remaja putri yang digambarkan dalam majalah kawanku
juga harus smart dan unbeatable. Itu mengapa ada rubrik power smart girl,
sebagai penghargaan dan inspirasi pada remaja putri yang berprestasi dan yang
ingin berperstasi. Majalah kawanku mewawancarai narasmber yang pastinya putri
yang berprestasi bisa dalam bidang pendidikan, modeling, olahraga, ataupun
entertain, tergantung tema yang sedang dibicarakan. Narasumber akan berbagi
pengalaman dan berbagi cerita tentang apa yang sudah ia dicapai. Tentu rubrik
ini sangat positif bagi pembaca , dan
bisa menjadi motivasi tersendiri untuk bisa menjadi seperti narasumber , bahkan
bisa melebihinya.
BETTER ME
Rubrik ini yang sebenarnya sangat perlu dibaca, apalagi jika dalam rubrik
ini membahas tentang problematika dikehidupan remaja putri. Sering kali remaja
putri masih belum percaya diri dengan apa yang dimiliki, seperti bagian tubuh.
Merasa selalu saja ada yang kurang. Atau dengan problem lain misalnya dalam
pergaulan, adanya bully ataupun merasa iri hati terhadap teman. Dalam rubrik
ini di setiap minggunya akan membahas seputaran pergaulan remaja putri dengan
berbagai
macam permasalahannya. Dan
tentunya akan memberikan solusi terbaik agar para pembaca dapat menanggulangi
masalah yang sedang dihadapi. Singkatnya rubrik ini berisikan artikel tentang
memperbaiki hidup untuk menjadi lebih baik. Misalnya
dalam artikel tersebut, majalah Kawanku memberikan masukan dalam penggunaan
media sosial, yang sebaiknya lebih hati-hati dan tidak menjadikan media sosial
menjadi sumber permasalahan yang bisa saja terjadi pada siapapun, terutama
kalangan remaja.
NEWS FLASH
Dirubrik
Majalah Kawanku mengulas pemberitaan atau isu dunia yang sedang
hangat-hangatnya dibicarakan. Artikel yang dimuat biasanya mengenai
kejadian-kejadian yang baru-baru saja terjadi. Dapat berupa berita kriminal
dalam remaja, kejadian alam, politik, ekonomi, olahraga, ataupun pemberitaan
yang sifatnya memberikan informasi terbaru untuk pembacanya. Pembaca diharapkan
dapat mengetahui informasi didalam ataupun luar negeri dengan tujuan agar bisa ikut
andil dalam pemerhati perkembangan dunia, baik di Indonesia maupun luar negeri.
Sehingga pembaca tidak hanya menjadi remaja putri yang mudah bergaul tetapi
juga peka akan terhadap lingkungan sekitar.
TECHNO NEWS
Sesuai
dengan namanya Techno News, rubrik ini membahas dan menyajikan kabar info
berita teknologi-teknologi terbaru dan terkini mencangkup Software, Komputer,
Internet Website, dan Gadget baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Sehingga memudahkan pembaca untuk mencari teknologi yang sedang dibutuhkan
untuk keperluan yang diinginkan.
BOOK REVIEW , MUSIC REVIEW dan MOVIE REVIEW
Berbagai macam jenis buku, film, dam musik yang terupdate dapat pembaca
temukan dirubrik ini. Majalah Kawanku mereview dari masing-masing buku yang
best seller yang baru saja dirilis, film yang sudah tanyang dibioskop, dan
musik terbaru pada album-album musisi .Secara tidak langsung majalah Kawanku
menginformasikkan dan merekomendasikan untuk para pembaca setianya. Rubrik ini
dimuat secara padat dan ringkas, namun pembaca dapat langsung memahami.
Dari rubrik-rubrik diatas dapat
dipahami, bila dimasukan kedalam unsur komunikasi unsur say what, majalah
Kawanku sudah jelas berusaha untuk
mengetahui apa yang dibutuhkan pembacanya. Membuat perempuan Indonesia menjadi
lebih mandiri, tegar, cerdas, pintar memiliki rasa sikap, memiliki rasa humor,
kreatif, ambisius, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Selain itu juga
mempunyai harapan pada remaja, massa yang akan datang menuntut standar tinggi,
tanpa batas, perubahan akan terjadi sangat cepat dan terus menerus. Untuk
itulah remaja usia 15 tahun harus bersikap antisipatif terhadap perubahan. Kategori
tersebut ditentukan melalui umur pembaca, namun ada juga yang mengategorikan
majalah dari profesi seseorang. Kadangkala ini yang dijadikan target pembaca
oleh pemilik atau pendiri majalah. Tipe suatu majalah ditentukan oleh sasaran
khalayak yang dituju. Artinya, sejak awal redaksi sudah menentukan siapa yang
akan menjadi pembacanya, apakah anak-anak, remaja, wanita dewasa, pria dewasa
atau untuk pembaca umum dari remaja sampai dewasa.
Majalah
kawanku sebagai salah satu media massa yang memiliki beberapa fungsi dasar
media massa pada umumnya. Yang pertama sebagai pengawas lingkungan yang
berhubungan dengannya, yaitu para remaja. Fungsi ini memungkinkan majalah
Kawanku dapat mengarahkan pada pembacanya untuk menjadikan kualitas hidup yang
lebih baik. Kedua fungsi sebagai pertalian
bagian-bagian masyarakat dalam memberikan respon terhadap lingkungannya.dengan
tujuan untuk menjelaskan , menafsirkan dan memberikan komentar tentang makna
dari peristiwa-peristiwa yang terjadi
disekitar remaja sebagai pembaca majalah Kawanku.Ketiga fungsi kesinambungan, yang dimaksud dalam hal ini
adalah media massa. Majalah Kawanku memaparkan mengenai budaya dominan yang
mengakui keberadaan budaya khusus (subculture) , yaitu budaya pembacanya
(budaya anak muda / Youth Culture) dan perkembangannya.
Media massa juga berusaha
meningkatkan nilai-nilai yang beraku di masyarakat dan berperan sebagai wahana
pengembanga kebudayaan, dalam pengertian tata cara, mode, gaya hidup,
norma-norma yang berlaku dalam masyarakat tertentu. Fungsi keempat adalah
hiburan, majalah Kawanku memberikan hiburan sebagai sarana relaksasi untuk diri
sendiri akibat dari masalah sehari-hari yang dialami sendiri oleh pembacanya.
Unsur in
which channel (saluran atau media). Unsur ini menyangkut semua
peralatan yang digunakan untuk menyebarluaskan pesan-pesan
komunikasi massa. Majalah juga dapat diterbitkan oleh setiap kelompok
masyarakat. Meskipun sama-sama sebagai media cetak, majalah tetap dapat
dibedakan dengan surat kabar karena majalah memiliki karakteristik. Seperti
majalah Kawanku yang memiliki karakteristik dalah hal penyajian, nilai
aktualitas, gambar atau foto , dan cover sebagai daya tarik. Selain itu
dari halaman ke halaman berikutnya majalah Kawanku menyajikan media gambar dan
tulisan sebagai cara menyalurkan pesan
dan isi berbagai rubrik didalamnya. Dikemas lebih menarik
dari penataan grafis, warna, penulisan font, penempatan foto dan gambar. Tampilan
yang full color, majalah Kawaku, tampil
dengan layout yang luar biasa apik, rapih, dan menarik, selain
itu secara keseluruhan majalah Kawanku juga menampilkan design-design unik
dalam melengkapi hiasannya sehingga memikat khususnya bagi remaja
wanita sebagai target tidak akan merasa bosan untuk membacanya. Informasi yang diberikan majalah Kawanku pun selalu up to date. Tidak hanya
itu majalah Kawanku selain majalah remaja juga sebagai media yang dapat
mengasah bakat untuk menuju sukses.
Unsur to whom (penerima; khalayak audien). Unsur
ini menyangkut pengguna media, penerima pesan-pesan
komunikasi massa biasa disebut audien atau khalayak. Sangat jelas
bahwa majalah Kawanku adalah adalah media cetak yang target
segmennya adalah remaja, majalah yang ditujukan untuk
remaja putri Indonesia yang berkisaran usia 13 – 18 tahun.
Informasi yang disampaikan oleh majalah Kawanku kepada khalayak sebagai konsumennya dibentuk sesuai dengan nilai-nilai yang dianut
dan ingin disebarkan oleh kapitalis media demi memenuhi permintaan pasar dan
demi kelancaran pemasaran. Dalam bahasan ini, remaja putri lah yang memiliki
posisi sebagai konsumen media yang mengkonsumsi segala bentuk informasi yang diberikan oleh media tersebut. Seperti namanya majalah Kawanku adalah teman, sahabat,
pendamping yang hadir untuk para pembaca setia. Majalah Kawanku tetap menjadi
kawan setia menjadi kawan bagi remaja putri dalam menghadapi berbagai tantangan
hidup.
Salah satunya dengan
memotivasi kita untuk mendobrak stereotipe yang sering membatasi ruang gerak
sebagai seorang perempuan. Kawanku ingin remaja putri semakin berani
memaksimalkan potensi yang tersimpan dalam dirinya. Karena Kawanku sangat
percaya bahwa kita, remaja putri, bisa menjadi kekuatan besar untuk perubahan
yang lebih baik untuk Indonesia, Sebagai kunci generasi,
perempuan adalah tongak penting perdamaian, persatuan dan keberhasilan suatu
bangsa. Dan dengan bacaan yang cocok kita bisa tumbuh dan berkembang menjadi
kunci generasi yang unggul jua.
Unsur with
what effect (dampak). Dampak dalam hal ini adalah
perubahan-perubahan yang terjadi di dalam diri audien sebagai akibat dari keterpaan pesan-pesan media.
David Berlo (dalam Wiryanto, 2005) mengklasifikasikan dampak atau perubahan ini
ke dalam tiga kategori, yaitu perubahan dalam ranah pengetahuan, sikap dan
perilaku nyata. Perubahan ini biasanya berlangsung secara berurutan. Majalah Kawanku mengambil target
pembaca pada usia remaja memiliki potensi yang lebih tinggi untuk ikut mengajarkan
dan membentuk pola pikir, gaya hidup, serta pemahaman akan pribadinya. Kalangan
muda adalah kalangan yang memang dipandang sebagai motor utama terbentuknya
budaya global. Bagi sebagian remaja, membaca majalah mingguan yang berhubungan dengan
remaja adalah hal yang wajar.
Sebagian membaca majalah yang
sesuai dengan hobi dan minatnya, sebagian lagi membaca majalah tersebut agar
selalu memperoleh segala hal mengenai remaja dan menjadi tidak ketinggalan
jaman dengan cara dan bahasa yang berbeda dalam penyampaian maknanya, yang disesuaikan
dengan dunia remaja perempuan. Namun, dunia remaja yang disajikan tentu saja merupakan
dunia remaja perempuan yang telah digeneralisasikan dan telah mucul sebagai
budaya populer. Mengingat usia remaja adalah usia rawan, di mana remaja masih
cenderung labil dalam membentuk pribadinya, maka informasi dan liputan yang
disajikan di dalam majalah tersebut dapat mempengaruhi pandangan remaja perempuan
dalam perkembangannya, terutama dalam memahami makna tentang bagaimana
seharusnya perempuan seusianya bertindak dan berperan. Dari makna yang dibentuk
itulah, mereka akan membentuk pola perilakunya sebagai seorang remaja
perempuan. Walau secara teoritis cara pandang dan pembentukan gender
dipengaruhi oleh lingkup keluarga,agama, pendidikan, dan sosial, media massa
tetap memiliki porsi yang besar untuk menanamkan ideologinya di benak
pembacanya.
Melalui artikel maupun iklan yang
dimuat, secara tidak langsung majalah Kawanku telah ikut mengkonstruksi pribadi
seseorang.Bila dikaitkan dengan masa remaja, majalah sebagai media massa memiliki
peran yang sangat penting,di mana kecenderungan remaja dalam mengkonsumsi
majalah selalu meningkat. Masa remaja adalah titik kritis dalam perkembangan
individu, terutama bagi perempuan. Mereka akan memiliki kecenderunganyang besar
untuk membandingkan dirinya dengan apa yang ada di dalam majalah tersebut dan
menirunya dalam kehidupan sehari-hari.Di sinilah majalah berperan dalam
membentuk karakter mereka. Seperti yang dikutip oleh Maria Rosari Dwi yang berbunyi sebagai berikut, ‘Saya berani
mengatakan bahwa majalah sebagai media yang digemari oleh remaja perempuan
menjadi salah satu dasar, atau bekal kami untuk menuju pendewasaan diri.Hal ini
didasari dari pengalaman pribadi dan apa yang terjadi di antara remaja
perempuan sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar