Minggu, 12 Juni 2016

PENULISAN BERITA JURNALISTIK DAN PENULISAN FEATURE

PENULISAN BERITA JURNALISTIK

Di zaman saat ini, dimana informasi bergerak cepat seiring majunya teknologi komunikasi ,dunia jurnalistik berperan penting dalam menyampaikan berita ataupun informasi kepada khalayak. Dengan perkembangannya jurnalistik dapat diartikan sebagai kegiatan untuk menyiapkan, mengedit, dan menulis untuk menyampaikan berita/pesan kepada khalayak melalui saluran media, baik media cetak (koran, majalah, tabloid,dll), media elektronik (radio, televisi, dan film). Jusrnalistik memiliki sifat komunikasi yang searah, menyajikan banyak rubrik bagi nemerima pesannya, pembaca, pendengar dan penontonnya. Sifat lainnya, media massa dapat menjangkau banyak masyarakat dari berbagai golongan dan latar belakang.

UNSUR-UNSUR BERITA
  • Baru
Kebaruan dalam menulis tidak bisa dielakkan lagi, dalam perkembangan teknologi komunikasi informasi yang dapat tersebar sangat cepat  , dalam hitungan menit per menit orang dapat mengakses berita terbaru yang mudah dijangkau. Kebaruan berita bukan hanya peristiwa yang baru saja terjadi tetapi bisa juga karena adanya pengalaman baru, penemuan baru, adanya fakta baru tentang sesuatu peristiwa atau tokoh.
  • Jarak
Jarak menjadi unsur penting. Karena pemberitaan mengenai peristiwa yang terjadi dilokasi sangat di perhatikan.Akan  adanya respon/timbal balik dari pembaca disetiap tempat membuat jarak dianggap penting dalam unsur berita.
  • Penting
Penting di sini berhubungan dengan popilaritas. Nama membuat berita, yang di maksud adalah nama pesohor , tokoh, selebriti atau orang-orang yang memuliki kedudukan penting dan terpandang dalam masyarakat.

  • Keluarbiasaan
Luar biasa, aneh atau unik selalu menarik perhatian. Tentu tidak jarang pembaca menjumpai berita tenang keanehan-keanehan dikoran. Berita tentang keunikan, dan sesuatu yang luar biasa.
  • Akibat
Sesuatu yang menyangkut hajat hidup biasanya akan menjadi berita yang menarik. Misalnya berita tentang kenaikan harga kebutuhan rumah tangga seperti beras, minyak, gas akan menarik karena mengusik hajat hidup.
  • Ketegangan
Salah satu unsur yang akan menarik perhatian pembaca adalah ketegangan. Berita tentang beberapa penambang emas liar di gunung Pongkor Bogor menjelaskan bagaimana proses evakuasinya, medan yang sulit, peralatan yang terbatas , rawan longsor dan kebahayaan lainnya yang menimbulkan ketegangan dari pembaca.
  • Seks
Berita yang mengandung unsur seks selalu menarik. Berita yang menyinggung dan menyermpet seks memiliki daya tarik tinggi dan ditunggu pembacanya.
  • Kemajuan
Berita tentang kemajuan, penemuan terbaru, produk terkini, dan capaian tercanggih menarik untuk diikuti.
  • Emosi
Unsur penting berita lainnya berkaitan dengan emosi. Peristiwa yang mengguncang perasaan, membuat sedih, senang, terharu, dan lainnya menimbulkan rasa simpati seseorang.


  • Humor
Unsur humor dalam berita cukup penting, karena kelucuan dan kejenakaan biasanya menarik pembaca. Karena bukan hanya membutuhkan informasi tapi juga membutuhkan hiburan.

TEKNIK MENULIS BERITA

1.     Gaya Piramida Terbalik
Tujuan adalah memudahkan pembaca yang tabiatnya ingin cepat dan ingin membaca yang penting. Dalam penulisan berita jurnalistik lazimnya digunakan pola piramida terbalik dengan pola piramida terbalik semakin ke bawah semakin kecil dan berkurang nilai pentingnya.




2.     Leat atau Teras Berita
Dalam menulis leat berita diperlukan kejelian dan keterampilan penulisnya agar pembuka itu bisa menguat hal penting sekaligus mampu membuat pembaca ingin membaca paragraf-paragraf berikutnya.
3.     Body atau Tubuh Berita
Menulis tubuh berita atau isinya jauh lebih mudah karena tinggal meneruskan leat yang sudah ditulis.
4.     Ending atau Penutup Berita
Biasanya berisi tentang kesimpulan dari keseluruhan berita, penjelasan mengenai hal ihwal terjadinya, atau fakta tambahan lainnya.

Sepuluh Prinsip Menulis Berita
1.     Usahakan menggunakan kalimat yang rata-rata pendek.
2.     Pilih yang sederhana daripada ruwet.
3.     Pilih kata-kata yang biasa dipakai.
4.     Hindari kata-kata yang tidak perlu.
5.     Gunakan kata kerja. Kata kerja yang aktif akan memberikan lonjakan dan perhatian pembaca.
6.     Tulis sebagaimana orang berbicara hindari penggunaan bahasa yang formal dan kaku, terutama dalam leat.
7.     Gunakan istilah yang bisa digambarkan pembaca.
8.     Hubungkan dengan pengalaman pembaca.
9.     Gunakan variasi. Kembangkan gaya menulis sendiri karna itu kita harus bisa menilai sesuatu yang baru memilih kata yang tepat agar kita bisa bekerja dengan baik.
10. Menulis untuk menyatakan, bukan untuk mempengaruhi. Tidak perlu membuat orang kagum dengan kata-kata yang muluk.


PENULISAN FEATURE
Pengertian
Menulis feature sama seperti menulis berita jurnalistik lainnya. Feature lebih ringan dari berita dan artikel cara mudahnya feature itu menulis berita seperti menulis fiksi membawa maksud pembacanya kepada kisah yang sedang dibaca. Daniel R. William Son (1980) mendefinisikan feature adalah tulisan kreative yang terutama dirancang guna memberi informasi sambil menghibur tentang suatu kejadian situasi atau aspek kehidupan seseorang.
Karateristik Feature
Ada empat hal yang menjadi karateristik sebuah feature, yaitu 1. Memiliki kreativitas dalam menciptakan cara menuliskannya. Tidak seperti menulis hardnews, 2. Isinya informatif, 3. Menghibur dengan pilihan sudut pandang dan gaya bahasa yang digunakan, 4. Boleh subjektive dalam menuturkannya sepanjang tidak lari dari data dan fakta yang harus disampaikan.
Jenis Feature
Farid Gaban mengategorikan beberapa jenis feature sebagai berikut:

.       Feature Kepribadian atau Profil
Mengungkap sisi manusia yang menarik. Misalnya tentang pencapaian seseorang yang sangat dramatik, berliku-liku, dan penuh tantanga

Feature Sejarah
Menuliskan banyak hal penting tentang sejarah, yang mampu menghidupkan suasana sejarah dari berbagai landmark, prasasti, maupun tugu sejarah dengan mengeksplorisasi semua isi sejarahnya baik dengan meriset arsip maupun mewawancara tokoh pelaku sejarah.

Feature Petualangan
Melukiskan pengalaman-pengalaman istimewa dan mencengangkan. Dalam menulis feature ini, deskripsi sangat penting.

 Feature Musiman
Feature tentang musim dan liburan, tentang hari raya, natal, musim hujan, musim kemarau, dan musim buah.
 Feature Interpretatif
Jenis feature ini mencoba memberikan deskripsi dan penjelasan lebih detil terhadap topik-topik yang telah diberitakan.

Feature Kiat atau How To
Berkisah kepada pembacanya bagaimana melakukan sesuatu hal: Bagaimana membeli rumah. Bertanam dikebun, menemukan pekerjaan dan kiat-kiat lainnya.

      Struktur Tulisan
Dalam menulis feature tidak seperti struktur penulisan berita yang menggunakan pola piramida terbalik. Feature strukturnya lebih lentur meski dengan urutan pembuka, tubuh berita, dan ending. Seperti halnya menulis berita, leat pada penulisan feature harus memikat.

      Jenis Leat dalam Feature
       Dalam buku Seandainya Saya Wartawan Tempo, membaginya dalam berbagai jenis leat seperti ini: 

  • Leat Ringkasan seperti sering dipakai dalam penulisan hardnews
  • Leat Bercerita, leat yang digunakan penulis fiksi
  • Leat Deskriptive dapat menciptakan gambaran dalam pikiran pembaca tentang seorang tokoh atau tempat kejadian.
  • Leat Kutipan, biasanya diambil dari kutipan yang paling menarik, lugas, atau ringkas dari tokoh yang ada dalam tulisan leat pertanyaan, menuliskan rasa ingin tahu pembaca dengan mengedepankan pertanyaan mungkin saja pembacanya sudah tau jawabannya
  • Leat Penggoda biasanya dimaksudkan untuk bergurau dengan membaca. Jenis ini biasanya memakai teka-teki, hanya memberi sedikit kata kunci atau menyicil informasi untuk terus membuat rasa penasaran pembaca
  • Leat Nyentrik, nyentrik dengan kreativitas imajinatifnya untuk menarik pembaca
  • Leat Gabungan merupakan gabungan dari beberapa jenis leat yang sudah dijelaskan diatas
Daftar Pustaka : Isbandi, Fitri.S ,dkk.2015.Dasar-dasar Penulisan.Tangerang.FUN Institute dan Universitas Muhammadiyah Tangerang. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar