PENULISAN BERITA JURNALISTIK
Di zaman saat ini, dimana informasi bergerak cepat
seiring majunya teknologi komunikasi ,dunia jurnalistik berperan penting dalam
menyampaikan berita ataupun informasi kepada khalayak. Dengan perkembangannya
jurnalistik dapat diartikan sebagai kegiatan untuk menyiapkan, mengedit, dan
menulis untuk menyampaikan berita/pesan kepada khalayak melalui saluran media,
baik media cetak (koran, majalah, tabloid,dll), media elektronik (radio,
televisi, dan film). Jusrnalistik memiliki sifat komunikasi yang searah, menyajikan
banyak rubrik bagi nemerima pesannya, pembaca, pendengar dan penontonnya. Sifat
lainnya, media massa dapat menjangkau banyak masyarakat dari berbagai golongan
dan latar belakang.
UNSUR-UNSUR BERITA
- Baru
Kebaruan dalam
menulis tidak bisa dielakkan lagi, dalam perkembangan teknologi komunikasi
informasi yang dapat tersebar sangat cepat , dalam hitungan menit per
menit orang dapat mengakses berita terbaru yang mudah dijangkau. Kebaruan
berita bukan hanya peristiwa yang baru saja terjadi tetapi bisa juga karena
adanya pengalaman baru, penemuan baru, adanya fakta baru tentang sesuatu
peristiwa atau tokoh.
- Jarak
Jarak menjadi unsur
penting. Karena pemberitaan mengenai peristiwa yang terjadi dilokasi sangat di
perhatikan.Akan adanya respon/timbal balik dari pembaca disetiap tempat
membuat jarak dianggap penting dalam unsur berita.
- Penting
Penting di sini
berhubungan dengan popilaritas. Nama membuat berita, yang di maksud adalah nama
pesohor , tokoh, selebriti atau orang-orang yang memuliki kedudukan penting dan
terpandang dalam masyarakat.
- Keluarbiasaan
Luar biasa, aneh atau
unik selalu menarik perhatian. Tentu tidak jarang pembaca menjumpai berita
tenang keanehan-keanehan dikoran. Berita tentang keunikan, dan sesuatu yang
luar biasa.
- Akibat
Sesuatu yang
menyangkut hajat hidup biasanya akan menjadi berita yang menarik. Misalnya
berita tentang kenaikan harga kebutuhan rumah tangga seperti beras, minyak, gas
akan menarik karena mengusik hajat hidup.
- Ketegangan
Salah satu unsur yang
akan menarik perhatian pembaca adalah ketegangan. Berita tentang beberapa
penambang emas liar di gunung Pongkor Bogor menjelaskan bagaimana proses
evakuasinya, medan yang sulit, peralatan yang terbatas , rawan longsor dan
kebahayaan lainnya yang menimbulkan ketegangan dari pembaca.
- Seks
Berita yang
mengandung unsur seks selalu menarik. Berita yang menyinggung dan menyermpet
seks memiliki daya tarik tinggi dan ditunggu pembacanya.
- Kemajuan
Berita tentang
kemajuan, penemuan terbaru, produk terkini, dan capaian tercanggih menarik
untuk diikuti.
- Emosi
Unsur penting berita
lainnya berkaitan dengan emosi. Peristiwa yang mengguncang perasaan, membuat
sedih, senang, terharu, dan lainnya menimbulkan rasa simpati seseorang.
- Humor
Unsur humor dalam
berita cukup penting, karena kelucuan dan kejenakaan biasanya menarik pembaca.
Karena bukan hanya membutuhkan informasi tapi juga membutuhkan hiburan.
TEKNIK MENULIS BERITA
1.
Gaya
Piramida Terbalik
Tujuan adalah
memudahkan pembaca yang tabiatnya ingin cepat dan ingin membaca yang penting.
Dalam penulisan berita jurnalistik lazimnya digunakan pola piramida terbalik
dengan pola piramida terbalik semakin ke bawah semakin kecil dan berkurang
nilai pentingnya.
2.
Leat
atau Teras Berita
Dalam menulis leat
berita diperlukan kejelian dan keterampilan penulisnya agar pembuka itu bisa
menguat hal penting sekaligus mampu membuat pembaca ingin membaca
paragraf-paragraf berikutnya.
3.
Body
atau Tubuh Berita
Menulis tubuh berita
atau isinya jauh lebih mudah karena tinggal meneruskan leat yang sudah ditulis.
4.
Ending
atau Penutup Berita
Biasanya berisi
tentang kesimpulan dari keseluruhan berita, penjelasan mengenai hal ihwal
terjadinya, atau fakta tambahan lainnya.
Sepuluh Prinsip
Menulis Berita
1.
Usahakan menggunakan
kalimat yang rata-rata pendek.
2.
Pilih yang sederhana
daripada ruwet.
3.
Pilih kata-kata yang
biasa dipakai.
4.
Hindari kata-kata
yang tidak perlu.
5.
Gunakan kata kerja.
Kata kerja yang aktif akan memberikan lonjakan dan perhatian pembaca.
6.
Tulis sebagaimana
orang berbicara hindari penggunaan bahasa yang formal dan kaku, terutama dalam
leat.
7.
Gunakan istilah yang
bisa digambarkan pembaca.
8.
Hubungkan dengan
pengalaman pembaca.
9.
Gunakan variasi.
Kembangkan gaya menulis sendiri karna itu kita harus bisa menilai sesuatu yang
baru memilih kata yang tepat agar kita bisa bekerja dengan baik.
10. Menulis untuk menyatakan, bukan
untuk mempengaruhi. Tidak perlu membuat orang kagum dengan kata-kata yang
muluk.
PENULISAN FEATURE
Pengertian
Menulis feature sama seperti menulis berita
jurnalistik lainnya. Feature lebih ringan dari berita dan artikel cara mudahnya
feature itu menulis berita seperti menulis fiksi membawa maksud pembacanya
kepada kisah yang sedang dibaca. Daniel R. William Son (1980) mendefinisikan
feature adalah tulisan kreative yang terutama dirancang guna memberi informasi
sambil menghibur tentang suatu kejadian situasi atau aspek kehidupan seseorang.
Karateristik Feature
Ada empat hal yang menjadi karateristik sebuah
feature, yaitu 1. Memiliki kreativitas dalam menciptakan cara menuliskannya.
Tidak seperti menulis hardnews, 2. Isinya informatif, 3. Menghibur dengan
pilihan sudut pandang dan gaya bahasa yang digunakan, 4. Boleh subjektive dalam
menuturkannya sepanjang tidak lari dari data dan fakta yang harus disampaikan.
Jenis Feature
Farid Gaban mengategorikan beberapa jenis feature
sebagai berikut:
. Feature Kepribadian atau Profil
Mengungkap sisi
manusia yang menarik. Misalnya tentang pencapaian seseorang yang sangat
dramatik, berliku-liku, dan penuh tantanga
Feature Sejarah
Menuliskan banyak hal
penting tentang sejarah, yang mampu menghidupkan suasana sejarah dari berbagai
landmark, prasasti, maupun tugu sejarah dengan mengeksplorisasi semua isi
sejarahnya baik dengan meriset arsip maupun mewawancara tokoh pelaku sejarah.
Feature Petualangan
Melukiskan
pengalaman-pengalaman istimewa dan mencengangkan. Dalam menulis feature ini,
deskripsi sangat penting.
Feature Musiman
Feature tentang musim
dan liburan, tentang hari raya, natal, musim hujan, musim kemarau, dan musim
buah.
Feature Interpretatif
Jenis feature ini
mencoba memberikan deskripsi dan penjelasan lebih detil terhadap topik-topik
yang telah diberitakan.
Feature Kiat atau How To
Berkisah kepada
pembacanya bagaimana melakukan sesuatu hal: Bagaimana membeli rumah. Bertanam
dikebun, menemukan pekerjaan dan kiat-kiat lainnya.
Struktur Tulisan
Dalam menulis feature
tidak seperti struktur penulisan berita yang menggunakan pola piramida
terbalik. Feature strukturnya lebih lentur meski dengan urutan pembuka, tubuh
berita, dan ending. Seperti halnya menulis berita, leat pada penulisan feature
harus memikat.
Jenis Leat dalam Feature
Dalam buku Seandainya
Saya Wartawan Tempo, membaginya dalam berbagai jenis leat seperti ini:
- Leat Ringkasan seperti
sering dipakai dalam penulisan hardnews
- Leat Bercerita, leat yang
digunakan penulis fiksi
- Leat Deskriptive dapat
menciptakan gambaran dalam pikiran pembaca tentang seorang tokoh atau
tempat kejadian.
- Leat Kutipan, biasanya
diambil dari kutipan yang paling menarik, lugas, atau ringkas dari tokoh
yang ada dalam tulisan leat pertanyaan, menuliskan rasa ingin tahu pembaca
dengan mengedepankan pertanyaan mungkin saja pembacanya sudah tau
jawabannya
- Leat Penggoda biasanya
dimaksudkan untuk bergurau dengan membaca. Jenis ini biasanya memakai
teka-teki, hanya memberi sedikit kata kunci atau menyicil informasi untuk
terus membuat rasa penasaran pembaca
- Leat Nyentrik, nyentrik
dengan kreativitas imajinatifnya untuk menarik pembaca
- Leat Gabungan merupakan gabungan dari beberapa jenis leat yang sudah dijelaskan diatas
Daftar Pustaka : Isbandi, Fitri.S
,dkk.2015.Dasar-dasar Penulisan.Tangerang.FUN Institute dan Universitas
Muhammadiyah Tangerang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar