Minggu, 12 Juni 2016

MENULIS FIKSI



Fiksi yang Memikat
Karya fiksi tidak bisa dianggap sebalah mata, karena karya tersebut mampu menginspirasi pembacanya. Contoh cerita Lupus, yang pada saat itu gaya rambutnya menjadi tren untuk anak-anak muda zaman itu.
Ada apa dengan karya fiksi
Apakah karya fiksi hanya novel?Ada beberapa jenis karya fiksi, novel hanyalah salah satunya.Cerita pendek juga termasuk karya fiksi.Banyak penulis cerita pendek eksis dalam dunia penulisan.
Unsur-unsur dalam fiksi
Unsur-unsur dalam penulisan fiksi, baik novel, cerpen, drama dan puisi secara umum adalah
·         Ide
·         Alur
·         Tokoh
·         Latar
·         Sudut Pandang
Ide
Ide atau temma dalam penulsan fiksi sangat ementer
Alur
Alur atau plot ceirta adalah nsur penting jalanya cerita
Tokoh
Tokoh adalah pemeran penting dalam sebuah cerita
Latar
Biasa disebut juga setting.Sederhananya tempat terjadinya persitiwa dalam cerita. Berfungsi untuk memberikan kesan realistis kepada pembaca
 Latar tempat.Ini menggambarkan waktu terjadinya peristiwa
 Latar sosial.Ini mencakup hal yang berkaitan dengan kondisi tokoh atau masyarakat
  Latar emosional.Latar ini sering muncul ketika membangun konflik tokoh
Sudut pandang
Sudut pandang adalah Point of view  dalam menulis cerita terdiri dari dua jenis. Dengan menggunakan orang pertama sebagai tokohnya, atau menggunakan sudut pandang orang ketiga, atau si penulis itu sendiri

NOVEL
Berikut ciri-ciri novel yang harus kita ketahui :
·         Memiliki alur atau plot yang kompleks
·         Tema dalam novel tidak hanya satu, tetapi muncul tema-tema sampingan
·         Tokoh dan karakter dalam novel bisa banyak

MENULIS CERITA PENDEK
Cerita pendek atau lebih dikenal dengan cerpen, adalah salah satu bentuk prosa narasi fiktif.

            Unsur-unsur cerita pendek
Ø  Tema, adalah gagasan utama yang ingin disampaikan oleh penulis
Ø  Plot, atau juga alur adalah cara penulis mengembangkan tema dan narasi menjadi sebuah cerita yang utuh dan selesai
Ø  Tokoh, tokoh adalah karkter yang menggerakan cerita.
Ø  Konflik, adalah pertentangan antar tokoh dengan segala sesuatu yang melingkupi jalanya cerita.
Ø  Setting, Setting atau latar adalah tempat dan waktu terjadinya peristiwa dalam cerita. Setting dapat kita klasifikasikan menjadi beberapa bagian, yang sudah di jelaskan pada bab sebelumnya.

MEMBUAT OUTLINE
Outline adalah tulang punggung karangan. Kerangka yang dibuat oleh seorang penulis profesional ataupun pemula bila hendak membuat sebuah tulisan.

            MEMULAI MENULIS CERITA PENDEK

-          Membuat judul yang menarik
Judul adalah wajah sebuah cerita pendek.Maka dia harus menarik, menggoda, dan memberikan kesan serta rasa penasaran pembacanya.
-          Membuat pembuka yang memikat
Pembuka sebuah cerita ibarat senyum beribu makna.Harus dikejar untuk mengetahui makna sebenarnya, tidak hanya harus menarik.Tetapi juga harus memikat.
-          Memilih Diksi yang tepat
Penguasaan atau perbendaharaan diksi biasanya parallel dengan pengalaman membaca seseorang.
-          Mengolah tema yang tepat
Bagaimana membuat tema sederhana yang menarik mulailah dengan mengerucutkan dan menarik tema-tema besar ke yang paling sederhana, dekat, dan mudah dituliskan.
-          Membuat alur dan konflik yang tak terduga
Cerita yang menarik adalah cerita yang tidak mudah ditebak alurnya.
-          Memberi Bobot dan nilai tanpa menggurui
Sebuah cerita seribu makna.Sebuah cerita adalah pesan penulisnya tentang sikap, idealism, serta keresahan dari realitas yang dirasakan dan dilihatnya.
-          Membuat ending mengesankan
Banyak variasi ending dalam cerita pendek.Bisa ending yang menyimpulkan, ending menggantung, happy ending, sad ending, dan beberapa lainnya.
Peluang cerita pendek di Media
Menulis cerita pendek di media cetak, baik koran atau majalaj adalah salah satu merintis karier kepenulisan. Saat ini banyak sekali berbagai event yang memberi pengharaan cukup kayak dan begengsi bagi para penulis cerita pendek.
MENULIS SKENARIO
            Pengertian
Skenario adalah desain penyampaian cerita atau gagasan dengan media film (Misbach Yusa Biran, 2005). Menulis scenario memang berbeda sekali dengan menulis cerita maupun novel. Mindset kita harus mengarah atau berada pada ruang bahwa yang kita tuliskan berujung pada produk visual
Jenis skenario
Ada lima macam jenis-jenis scenario, yaitu:
a.       Serial , baik serial panjang atau pendek
b.      Episodik, satu tema, tetapi cerita setiapepisodenya berbeda tetapi tokoh utama dan benang merah ceritanya selalu ada dalam setiap episodenya.
c.       Komedi situasi atau sitcom,
d.      Film lepas, atau Film televise (FTV)
e.       Film layar lebar
Menurut Ari Wulandari, 2008, secara garis besar penulisan skenario di golongkan menjadi dua kelompok, yaitu drama dan documenter. Dan setidaknya ada enam jenis cerita drama yang di garap berbagai production house. Yaitu:
·         Drama tragedi
·         Drama komedi
·         Drama misteri
·         Melodrama
·         Drama laga
·         Drama sejarah
LANGKAH-LANGKAH MENULIS SKENARIO
Berikut hal penting diketahui dalam menulis scenario
·         Cerita
·         Jenis cerita
·         Tema cerita
·         Premis atau intisari cerita
Beberapa yang harus dipenuhi dalam menulis sebuah skenario drama adalah sebagai berikut:
·         Ide cerita
·         Alur cerita atau plot
·         Grafik cerita
·         Penokohan
Ada hal penting lain yang harus dilakukan penulis skenario, yaitu melakukan observasi, langkah ini harus dilakukan untuk menguatkan semua unsur cerita
MEMBUAT SCENE PLOT
Membuat scene plot yaitum menuliskan adegan per adegan komplit dengan tokohnya tetapi tanpa dialog. Tujuanya untuk membantu penulis skenario dalam merancang dialog, menyempurnakan plot, dan menajamkan konflik ceritanya
AKHIRNYA, SKENARIO
Langkah berikutnya setelah membuat scene plot, adalah membuat scenario seutuhnya dengan memberikan dialog, dengan scene plot yang sudah dibuat.
ISTILAH PENTING
·         Action : Aba-aba sutradara mengambil gambar
·         BCU (Big Close Up) : pengambilan gambar jarak dekat properti tokoh
·         CU (Close Up) : Pengambilan gambar jarak dekat untuk ekspresi tokoh
·         Credit Title : Penayangan nama tim produksi diawal atau akhir tayangan
·         Cut To : Permindahan untuk menggambarkan peristiwa atau kejadian yang berlangsung bersamaan waktunya tapi di tempat yang berbeda
·         Disolve to : Perpindahan gambar yang semakin lama semakin kabur ke adegan berikutnya
·         EXT : Singkatan exterior, menunjukan tempat pengambilan gambar diluar ruangan
·         Frreeze : aksi posisi pada adegan terakhir.
·         Insert : Sisipan adegan
·         INT : singkatan interior, menunjukan tempat pengambilan gambar di dalam ruangan
·         OS : singkatan dari Only Sound, suara orang yang terdenar dari tempat lain
·         Pause : dialog berhenti atau diam sementara

·         Teaser : Adegan awal cerita yang mengundang penasaran penonton

Daftar Pustaka : Isbandi, Fitri.S ,dkk.2015.Dasar-dasar Penulisan.Tangerang.FUN Institute dan Universitas Muhammadiyah Tangerang. 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar