Fiksi yang Memikat
Karya fiksi tidak
bisa dianggap sebalah mata, karena karya tersebut mampu menginspirasi
pembacanya. Contoh cerita Lupus, yang pada saat itu gaya
rambutnya menjadi tren untuk anak-anak muda zaman itu.
Ada apa dengan karya
fiksi
Apakah karya fiksi
hanya novel?Ada beberapa jenis karya fiksi, novel hanyalah salah satunya.Cerita
pendek juga termasuk karya fiksi.Banyak penulis cerita pendek eksis dalam dunia
penulisan.
Unsur-unsur dalam
fiksi
Unsur-unsur dalam
penulisan fiksi, baik novel, cerpen, drama dan puisi secara umum adalah
· Ide
· Alur
· Tokoh
· Latar
· Sudut Pandang
Ide
Ide atau temma dalam
penulsan fiksi sangat ementer
Alur
Alur atau plot ceirta
adalah nsur penting jalanya cerita
Tokoh
Tokoh adalah pemeran
penting dalam sebuah cerita
Latar
Biasa disebut juga
setting.Sederhananya tempat terjadinya persitiwa dalam cerita. Berfungsi untuk
memberikan kesan realistis kepada pembaca
Latar
tempat.Ini menggambarkan waktu terjadinya peristiwa
Latar sosial.Ini mencakup hal yang berkaitan
dengan kondisi tokoh atau masyarakat
Latar
emosional.Latar ini sering
muncul ketika membangun konflik tokoh
Sudut pandang
Sudut pandang adalah Point
of view dalam menulis cerita terdiri dari dua jenis. Dengan
menggunakan orang pertama sebagai tokohnya, atau menggunakan sudut pandang
orang ketiga, atau si penulis itu sendiri
NOVEL
Berikut ciri-ciri
novel yang harus kita ketahui :
· Memiliki alur atau plot yang
kompleks
· Tema dalam novel tidak hanya
satu, tetapi muncul tema-tema sampingan
· Tokoh dan karakter dalam novel
bisa banyak
MENULIS CERITA PENDEK
Cerita pendek atau
lebih dikenal dengan cerpen, adalah salah satu bentuk prosa narasi fiktif.
Unsur-unsur
cerita pendek
Ø Tema, adalah gagasan utama yang ingin
disampaikan oleh penulis
Ø Plot, atau juga alur adalah cara
penulis mengembangkan tema dan narasi menjadi sebuah cerita yang utuh dan
selesai
Ø Tokoh, tokoh adalah karkter yang
menggerakan cerita.
Ø Konflik, adalah pertentangan antar tokoh
dengan segala sesuatu yang melingkupi jalanya cerita.
Ø Setting, Setting atau latar adalah tempat
dan waktu terjadinya peristiwa dalam cerita. Setting dapat kita klasifikasikan
menjadi beberapa bagian, yang sudah di jelaskan pada bab sebelumnya.
MEMBUAT OUTLINE
Outline adalah tulang
punggung karangan. Kerangka yang dibuat oleh seorang penulis profesional
ataupun pemula bila hendak membuat sebuah tulisan.
MEMULAI
MENULIS CERITA PENDEK
- Membuat judul yang menarik
Judul adalah wajah
sebuah cerita pendek.Maka dia harus menarik, menggoda, dan memberikan kesan
serta rasa penasaran pembacanya.
- Membuat pembuka yang memikat
Pembuka sebuah cerita
ibarat senyum beribu makna.Harus dikejar untuk mengetahui makna sebenarnya,
tidak hanya harus menarik.Tetapi juga harus memikat.
- Memilih Diksi yang tepat
Penguasaan atau
perbendaharaan diksi biasanya parallel dengan pengalaman membaca seseorang.
- Mengolah tema yang tepat
Bagaimana membuat
tema sederhana yang menarik mulailah dengan mengerucutkan dan menarik tema-tema
besar ke yang paling sederhana, dekat, dan mudah dituliskan.
- Membuat alur dan konflik yang tak terduga
Cerita yang menarik
adalah cerita yang tidak mudah ditebak alurnya.
- Memberi Bobot dan nilai tanpa menggurui
Sebuah cerita seribu
makna.Sebuah cerita adalah pesan penulisnya tentang sikap, idealism, serta
keresahan dari realitas yang dirasakan dan dilihatnya.
- Membuat ending mengesankan
Banyak variasi ending
dalam cerita pendek.Bisa ending yang menyimpulkan, ending menggantung, happy
ending, sad ending, dan beberapa lainnya.
Peluang cerita pendek
di Media
Menulis cerita pendek
di media cetak, baik koran atau majalaj adalah salah satu merintis karier
kepenulisan. Saat ini banyak sekali berbagai event yang memberi pengharaan
cukup kayak dan begengsi bagi para penulis cerita pendek.
MENULIS SKENARIO
Pengertian
Skenario adalah
desain penyampaian cerita atau gagasan dengan media film (Misbach Yusa Biran,
2005). Menulis scenario memang berbeda sekali dengan menulis cerita maupun
novel. Mindset kita harus mengarah atau berada pada ruang bahwa yang kita
tuliskan berujung pada produk visual
Jenis skenario
Ada lima macam
jenis-jenis scenario, yaitu:
a. Serial , baik serial panjang atau
pendek
b. Episodik, satu tema, tetapi
cerita setiapepisodenya berbeda tetapi tokoh utama dan benang merah ceritanya
selalu ada dalam setiap episodenya.
c. Komedi situasi atau sitcom,
d. Film lepas, atau Film televise
(FTV)
e. Film layar lebar
Menurut Ari
Wulandari, 2008, secara garis besar penulisan skenario di golongkan menjadi dua
kelompok, yaitu drama dan documenter. Dan setidaknya ada enam jenis cerita
drama yang di garap berbagai production house. Yaitu:
· Drama tragedi
· Drama komedi
· Drama misteri
· Melodrama
· Drama laga
· Drama sejarah
LANGKAH-LANGKAH
MENULIS SKENARIO
Berikut hal penting
diketahui dalam menulis scenario
· Cerita
· Jenis cerita
· Tema cerita
· Premis atau intisari cerita
Beberapa yang harus
dipenuhi dalam menulis sebuah skenario drama adalah sebagai berikut:
· Ide cerita
· Alur cerita atau plot
· Grafik cerita
· Penokohan
Ada hal penting lain
yang harus dilakukan penulis skenario, yaitu melakukan observasi, langkah ini
harus dilakukan untuk menguatkan semua unsur cerita
MEMBUAT SCENE PLOT
Membuat scene plot
yaitum menuliskan adegan per adegan komplit dengan tokohnya tetapi tanpa
dialog. Tujuanya untuk membantu penulis skenario dalam merancang dialog,
menyempurnakan plot, dan menajamkan konflik ceritanya
AKHIRNYA, SKENARIO
Langkah berikutnya
setelah membuat scene plot, adalah membuat scenario seutuhnya dengan memberikan
dialog, dengan scene plot yang sudah dibuat.
ISTILAH PENTING
· Action : Aba-aba sutradara
mengambil gambar
· BCU (Big Close Up) : pengambilan
gambar jarak dekat properti tokoh
· CU (Close Up) : Pengambilan
gambar jarak dekat untuk ekspresi tokoh
· Credit Title : Penayangan nama
tim produksi diawal atau akhir tayangan
· Cut To : Permindahan untuk
menggambarkan peristiwa atau kejadian yang berlangsung bersamaan waktunya tapi
di tempat yang berbeda
· Disolve to : Perpindahan gambar
yang semakin lama semakin kabur ke adegan berikutnya
· EXT : Singkatan exterior,
menunjukan tempat pengambilan gambar diluar ruangan
· Frreeze : aksi posisi pada adegan
terakhir.
· Insert : Sisipan adegan
· INT : singkatan interior,
menunjukan tempat pengambilan gambar di dalam ruangan
· OS : singkatan dari Only Sound,
suara orang yang terdenar dari tempat lain
· Pause : dialog berhenti atau diam
sementara
· Teaser : Adegan awal cerita yang
mengundang penasaran penonton
Daftar Pustaka : Isbandi, Fitri.S
,dkk.2015.Dasar-dasar Penulisan.Tangerang.FUN Institute dan Universitas
Muhammadiyah Tangerang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar